Showing posts with label hadith. Show all posts
Showing posts with label hadith. Show all posts

Keutamaan membaca surah Al Mulk

on Thursday, January 31, 2013

Bismillah..

suami pernah menegur jaja, kalau menulis di blog tu hati hati..

maksudnya, mungkin jaja ada tersilap type atau post atau menyebarkan sesuatu tanpa mengetahui kesahihan yang sebenar benarnya

sebagai contoh, jaja tertarik dengan sesuatu hadith dan rasa elok sangat kalau dapat diabadikan di dalam blog lantas secara tak langsung dapat berkongsi informasi yang baik untuk pengunjung blog

macam best je kan type 'rasa elok'

in fact, suami pesan.. dalam bab hukum hakam nie, TIADA rasa rasa! kalau haram tetap haram. kalau wajib tetap wajib.

betul juga..

adeh. terkena sebijik

maaflah..jaja memang tak mahir bab agama.. niat di hati cuma ingin perbaiki diri..dan cara jaja adalah dengan berblog! tapi should be more cautious..betul betul hati hati..jangan main RASA RASA!

pesan suami lagi, hadith yang tidak sahih boleh beramal dengannya selagi ianya baik untuk diri sendiri. tapi dengan syarat, tidak menyebarkannya.

jaja angguk faham..

dia pesan lagi, kalau nak berkongsi hadith dalam blog, kena pastikan sanad perawi yang betul.

okay, intro comes to the end.

jaja ingin sekali berkongsi hadith ini. insyaAllah sahih


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سُورَةٌ مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً تَشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ {تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ}. وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة »

“Satu surat dalam al-Qur’an (yang terdiri dari) tiga puluh ayat (pada hari kiamat) akan memberi syafa’at (dengan izin Allah Ta’ala) bagi orang yang selalu membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni (dosa-dosa)nya, (yaitu surat al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga”

ini hadith kelebihan mengamalkan surah al Mulk jika membacanya continuously,  merenungi kandungannya dan menghayati ertinya.

beberapa kelebihan lain;

  • Nabi Muhammad SAW biasa membacanya sebelum tidur sebab keagungan maknanya.
  • Sebahagian dari ulama ahli tafsir menamakan surat ini dengan penjaga/pelindung dan penyelamat (dari azab kubur, akan tetapi penyataan ini disebutkan dalam hadits yang lemah. 
walaubagaimanapun, apa yang jaja tahu masa sekolah dulu, ustaz kata di akhirat kelak, selain Nabi SAW pemberi syafaat, Al Quran juga memberikan syafaat (dengan izin Allah) bagi orang yang membaca dan beramal dengannya. 

so, tak semestinya kena baca surah surah tertentu sahaja, bacalah Al Quran keseluruhannya kerana Al Quran itulah penyuluh hidup manusia. 


Allah hai...geghammmmnyaaa nak geget hidung tu

jaja highlight kan surah Al Mulk ni sebab..pengalaman jaja sendiri kalau baca surah Al Mulk sebelum tido, mesti masa tido tu rasa selamat, tak takut dan terjaga dengan mudah as i wish to wake up in time!


ya Allahhhh...gegham geghamm! ;p

jaja memang suka baca sebelum tido. sebab utama dulu masa sekolah, wajib hafaz surah ni.sebab yang lain jaja jenis penakut tau hohoh  oleh kerana dah biasa baca sebelum tido, lama lama jadi lah rutin. 

bila skip baca sebab leka dengan hal lain atau terlupa atau tertidur tanpa sengaja memang menggelabah laa bangun tidur kau jaja @__@ 


Tag : , , ,

TIPS | 12 Adab Malam Pertama

on Tuesday, July 17, 2012

Bismillahirrahmanirrahim

12 Adab Malam Pertama

Malam pengantin bagi pasangan suami isteri hendaklah penuh dengan suasana kelembutan, kasih sayang dan kesenangan. Malam yang menghubungkan suami dengan isterinya dengan tali kasih sayang dan cinta serta menjadikan isterinya merasa tenang dengannya.
Berikut adalah beberapa adab yang diajar oleh ajaran Islam untuk membentuk kehidupan baru, semoga bermanfaat :
1.Kebenaran niat
Hendaklah niat suami isteri untuk menikah adalah untuk menjaga kehormatannya, berdasarkan sabda Rasulullah saw, ” Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad dijalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya. ” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)
2. Berhias dan mempercantik diri.
Hendaknya seorang isteri mempercantikkan dirinya dengan apa-apa yang dibolehkan Allah swt. Pada dasarnya hal ini dibolehkan kecuali terhadap apa-apa yang diharamkan oleh dalil seperti mencabuti alis dan bulu diantara keduanya atau mengeroknya, menyambung rambut dengan rambut lain, mentato, mengikir gigi agar lebih cantik. Diharamkan baginya juga mengenakan pakaian yang diharamkan baik pada malam pengantin maupun di luar malam itu. Diperbolehkan baginya menghiasi dirinya dengan emas dan perak sebagaimana biasa dikenakan kaum wanita.
Begitu juga dengan si suami hendaknya memperhiaskan dirinya untuk isterinya kerana hal ini merupakan bahagian dari menggaulinya dengan cara yang baik. Firman Allah swt : “ Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. ” (QS. Al Baqoroh : 228)
Namun demikian hendaknya upaya menghias diri ini tetap di dalam batasan-batasan yang dibenarkan. Tidak dibolehkan baginya mengenakan cincin emas kecuali perak. Tidak dibolehkan baginya mencukur jenggot, memanjangkan pakaiannya hingga ke tanah, mengenakan sutera kecuali tehadap apa-apa yang dikecualikan syariat.
3. Lemah lembut terhadap isterinya saat menggaulinya
Diriwayatkan oleh Ahmad didalam al Musnad dari Asma binti Yazid bin as Sakan berkata, ” Aku pernah merias Aisyah untuk Rasulullah saw lalu aku mendatangi beliau saw dan mengajaknya untuk melihat kecantikan Aisyah. Beliau saw pun mendatanginya dengan membawa segelas susu lalu beliau meminumnya dan memberikannya kepada Aisyah maka Aisyah pun menundukkan kepalanya kerana malu. Asma berkata,”Maka aku menegurnya. ” Dan aku katakan kepadanya, ” Ambillah (minuman itu) dari tangan Nabi saw. ” Asma berkata, ” Maka Aisyah pun mengambilnya lalu meminumnya sedikit. ”
4. Mendoakan isterinya.
Hendaklah suami meletakkan tangannya di kening isterinya dan mengatakan seperti yang disabdakan Rasulullah saw, ” Apabila seorang dari kalian menikah dengan seorang wanita atau membeli seorang pembantu maka hendaklah memegang keningnya lalu menyebut nama Allah azza wa jalla dan berdoa memohon keberkahan dengan mengatakan : Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih — Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya.. ”
5. Melaksanakan solat dua rakaat
Diriwayatkan Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud, dia mengatakan kepada Abi Huraiz,”Perintahkan dia untuk solat dua rakaat di belakang (suaminya) dan berdoa, ” Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’ Bainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin—Wahai Allah berkahilah aku didalam keluargaku dan berkatilah mereka didalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan juga. ”
6. Apa yang dikatakan ketika melakukan jima’ atau saat menggauli isterinya.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw bersabda, ” Apabila seorang dari kalian mendatangi isterinya maka hendaklah dia berdoa,”Allahumma Jannibna asy Syaithon wa Jannib asy Syaithon Ma Rozaqtana — Wahai Allah jauhilah kami dari setan dan jauhilah setan dari apa-apa yang Engkau rezekikan kepada kami—sesungguhnya Allah Maha Mampu memberikan buat mereka berdua seorang anak yang tidak boleh dicelakai setan selamanya. ”
7. Diharamkan baginya menyiarkan hal-hal yang rahsia di antara suami isteri
Diriwayatkan oleh Ahmad dari Asma binti Yazid yang saat itu duduk dekat Rasulullah saw bersama dengan kaum laki-laki dan wanita lalu beliau saw bersabda, ” Boleh jadi seorang laki-laki menceritakan apa yang dilakukannya dengan isterinya dan boleh jadi seorang istri menceritakan apa yang dilakukannya dengan suaminya.” Maka mereka pun terdiam. Lalu aku bertanya, ” Demi Allah wahai Rasulullah sesungguhnya kaum wanita melakukan hal itu begitu juga dengan kaum laki-laki mereka pun melakukannya.” Beliau saw bersabda,”Janganlah kalian melakukannya. Sesungguhnya hal itu bagaikan setan laki-laki berhubungan dengan setan perempuan di jalan lalu (setan laki-laki) menutupi (setan perempuan) sementara orang-orang menyaksikannya. ”
8. Berwudhu diantara dua jima’ meskipun mandi adalah lebih utama
Apabila seorang suami menggauli isterinya lalu dia ingin kembali mengulanginya maka yang paling utama baginya adalah berwudhu sehingga dapat mengembalikan tenaganya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abi Said al Khudriy berkata, ” Rasulullah saw bersabda,’Apabila seorang dari kalian menggauli isterinya kemudian dia ingin mengulanginya lagi maka berwudhulah di antara kedua (jima) itu. ”
Didalam sebuah riwayat, ” Seperti wudhu hendak solat. ” (HR. Muslim) Abu Naim menambahkan,” Sesungguhnya hal itu akan mengembalikan tenaganya.”
Mandi lebih utama, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dari Rafi’ bahwa Nabi saw mengelilingi para isterinya dan mandi ketika (hendak menggauli) isteri yang ini dan juga dengan yang isteri ini. Dia berkata, ” Aku bertanya kepadanya,’Wahai Rasulullah apakah tidak cukup hanya dengan sekali mandi?’ beliau saw menjawab,”Ini lebih suci. Lebih wangi dan lebih bersih. ”
Sebaik-baiknya bagi orang yang ingin tidur dalam keadaan junub hendaknya berwudhu dengan wudhu seperti untuk solat terlebih dahulu, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar bahwa Umar berkata,” Wahai Rasulullah apakah seorang dari kami tidur sementara dia dalam keadaan junub?’ beliau saw menjawab,”Ya, hendaklah dia berwudhu.” Di dalam sebuah riwayat,” Berwudhu dan cucilah kemaluanmu lalu tidurlah. ”
Wudhu ini merupakan sebuah anjuran dan bukan sebuah kewajiban, sebagaimana diriwayatkan oleh Umar ketika bertanya kepada Rasul saw, ” Apakah seorang dari kami tidur sementara dirinya junub?” beliau saw menjawab,”Ya dan hendaklah dirinya berwudhu jika mau. ”. Diriwayatkan oleh Ashabus Sunan dari Aisyah berkata, ” Rasulullah saw pernah tidur dalam keadaan junub tanpa menyentuh air hingga dia terbangun setelah itu dan mandi. ”
Dibolehkan pula untuk bertayammum, sebagaimana diriwayatkan oleh Baihaqi dari Aisyah berkata, ” Rasulullah saw jika dirinya junub dan hendak tidur maka dia berwudhu atau bertayammum. ”
9. Mandi berduaan
Dibolehkan bagi suami isteri untuk mandi secara bersama-sama dalam satu wadah, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Aisyah berkata,” Aku mandi bersama Rasulullah saw dari satu wadah antara diriku dengan dirinya. Tangan kami saling bergantian berebutan sehingga aku mengatakan, ” tinggalkan (sedikit air) buatku, tinggalkan buatku.” Dia berkata, ” Mereka berdua dalam keadaan junub. ”
Dari hadith diatas maka diperbolehkan keduanya telanjang dan saling melihat aurat satu dengan yang lainnya.
Didalam hadith yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah dari Muawiyah bin Haidah berkata,” Aku berkata,’Wahai Rasulullah. Apa yang dibolehkan dan dilarang dari aurat kami?’ beliau menjawab,”Jagalah auratmu kecuali terhadap istri atau budakmu. ” Maka dibolehkan bagi salah seorang dari pasangan suami isteri untuk melihat seluruh badan pasangannya dan menyentuhnya hingga kemaluannya berdasarkan hadith ini, kerana kemaluan adalah tempat kenikmatan maka dibolehkan melihat dan menyentuhnya seperti bahagian tubuh lainnya.
10. Bersenda gurau dengan isteri
Dibolehkan bersenda gurau dan bermain-main dengan isterinya di tempat tidur, sebagaimana sabdanya saw, ”… Mengapa bukan dengan gadis maka engkau boleh bermain-main dengannya dan dia boleh bermain-main denganmu. ” (HR. Bukhori dan Muslim) dan didalam riwayat Muslim,”Engkau akan bahagia dengannya dan dia pula akan bahagia denganmu.”
Diantara senda gurau dan mempergaulinya dengan baik adalah ciuman suami walaupun bukan untuk jima’. Rasulullah saw mencium dan menyentuh isteri-isterinya meskipun mereka dalam keadaan haidh atau beliau mencium dan menyentuhnya meski beliau sedang dalam keadaan puasa.
Sebagaimana terdapat didalam ash Shahihain dan lainnya dari Aisyah dan Maimunah bahkan juga diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Aisyah berkata, ” Nabi saw mencium sebahagian isteri-isterinya kemudian beliau keluar menuju solat dan tidak berwudhu lagi. ” Ini sebagai dalil bahwa mencium istri tidaklah membatalkan wudhu.
11. Dibolehkan ‘Azal
Dibolehkan bagi seorang suami untuk melakukan ‘azal iaitu mengeluarkan air maninya di luar kemaluan isterinya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Jabir bin Abdullah berkata, ” Kami melakukan ‘azal sementara al Qur’an masih turun.” Di dalam sebuah riwayat, ” Kami melakukan ‘azal pada masa Rasulullah saw dan hal ini sampai kepada Nabi saw dan beliau saw tidaklah melarangnya. ”
Meskipun demikian yang paling utama adalah meninggalkan ‘azl kerana hal itu dapat mengurangi kenikmatan baginya dan bagi isterinya dan kerana hal itu juga dapat menghilangkan tujuan dari pernikahan iaitu memperbanyakkan keturunan umat ini, berdasarkan sabda Rasulullah saw, ” Nikahilah oleh kalian (wanita-wanita) yang dapat mendatangkan anak lagi mendatangkan kasih sayang. Sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya (jumlah) kalian di hadapan semua umat pada hari kiamat. ”
Akan tetapi tidak diperbolehkan bagi seorang muslim melakukan ‘azal selamanya kerana dapat membatasi dan mencegah keturunan…..
12. Mengunjungi kerabat pada pagi harinya
Dianjurkan baginya pada pagi harinya untuk mengunjungi kaum kerabatnya yang telah memenuhi undangannya..
Berdasarkan hadith Anas berkata, ” Rasulullah saw mengadakan pesta saat menikah dengan Zainab. Kaum muslimin dikenyangkan dengan roti dan daging. Kemudian beliau saw keluar menemui ibu-ibu kaum mukminin (isteri-isterinya saw) dan mengucapkan salam kepada mereka, mendoakan mereka dan mereka pun menyambut salamnya dan mendoakannya, beliau lakukan itu pada pagi hari setelah malam pengantinnya. ”

Tag : , , , , , ,

Gambar-Gambar Barang-Barang Rasulullah SAW

on Sunday, July 1, 2012

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma Solli 'Ala Saiyidina Muhammad

Bila kita berjauh jarak dengan yang terkasih Muhammad Rasulullah yang berbentang waktu 1.400 tahun… bila kita belum pernah melihat wajah sucinya, sementara kita menyebut namanya setiap hari, kita menghantarkan salam kepadanya setiap hari melalui solat, selawat-selawat dan do’a-do’a yang kita lantunkan, kita memohon syafa’atnya untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya azab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada yang Tercinta Nabi Agung, Kekasih Allah dan pribadi mulia panutan alam??
Titik air mataku begitu melihat langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau. Allahu Akbar … serasa dekat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….
(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada Nabi Agung, kekasih Allah …)
Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Ya Allah … betapa sederhananya baju pemimpin dunia yang suci nan agung ..!!)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW )
Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW
The Blessed Seal of Rasulullah SAW (Cap mohor surat Nabi SAW)
Tapak kaki Rasulullah SAW
Dua helai rambut Rasulullah SAW
Peninggalan gigi dan rambut Nabi
Antara pedang-pedang yang pernah dimiliki Nabi
Gagang Pedang “Hatf” Nabi SAW tampak lebih jelas
Busur Panah Nabi SAW
Baju dan barang-barang Rasulullah SAW
Antara sandal peninggalan Rasulullah SAW tercinta
Sumber: http://inijalanku.wordpress.com/

Allahh..ketaq lutut tengok gambaq2 nih.. Allahumma Solli 'Ala Saiyidna Muhammad

Tag : , , , ,

‎MAKANAN YG DILARANG BAGI PENGANTIN BARU WANITA

on Wednesday, June 27, 2012

Bismillahirrahmanirrahim


RASULULLAH S.A.W.. ADAB UZ-ZIFAF Ahmad telah menceritakan :"Telah menceritakan kepada kami oleh 'Amru bin Hafsah dan Abu Naar dari Muhammad bin Al-Haitham dari Ishak bin Hanjih, dari Husaif dari Mujahid daripada Al-Khudri yang berkata : "Rasulullah s.a.w. telah berwasiat kepada Saidina Ali bin Abi Talib r.a di mana baginda telah bersabda : "Wahai Ali, bila pengantin perempuan masuk ke dalam rumahmu, maka (suruh ia) tanggalkan kasutnya ketika ia duduk dan (suruh ia) membasuh kedua-dua kakinya .

Maka sesungguhnya apabila kamu berbuat demikian maka Allah mengeluarkan tujuh puluh (70 ) jenis kefaqiran dari rumah kamu dan Allah s.w.t. menurunkan tujuh puluh ( 70 ) rahmat yang sentiasa menaungi di atas kepala pengantin sehingga sentiasa keberkatan itu meratai setiap penjuru rumahmu dan pengantin itu sejahtera dari penyakit gila, sawan (gila babi) dan sopak selama mana ia berada di dalam rumah tersebut. Laranglah pengantin itu daripada memakan dan meminum empat ( 4 ) jenis makanan ini pada minggu pertama perkahwinan iaitu :-

1. Susu
2. Cuka
3. Coriander (Ketumbar)
4. Apple Masam

Saidina Ali r.a bertanya : "Wahai Rasulullah, mengapakah empat jenis makanan ini di larang..?"Baginda menjawab : "Kerana rahim perempuan itu kering dan sejuk, dengan sebab dari empat perkara (makanan) ini untuk menghalang dari dapat anak. Sesungguhnya tikar di penjuru rumah adalah lebih baik daripada perempuan yang tidak dapat anak.

"Saidina Ali r.a ! bertanya : "Wahai rasulullah, mengapakah cuka itu di larang..? (semasa haid dan semasa minggu pertama perkahwinan) ."Baginda menjawab : "Apabila ia minum cuka semasa haid, sesungguhnya haidnya itu tidak akan bersih selama-lamanya secara sempurna.

Mengenai Coriander (ketumbar) ia mengganggu haid di dalam perutnya dan menyukarkan kepadanya kelahiran .Tentang Apple masam, ia memotong haid sebelum masanya maka menjadikan haid itu berlalu begitu saja dengan sebabnya.""WAHAI ALI PELIHARALAH WASIATKU INI SEBAGAIMANA AKU TELAH MEMELIHARANYA DARI JIBRIL A.S."
Tag : , , , ,

Berkatilah Umur Dengan 4 Perkara

on Friday, June 22, 2012

Bismillahirrahmanirrahim



Rasulullah SAW telah meninggalkan satu pesanan yang amat berharga 
buat kita semua sebagai umatnya. Baginda telah bersabda: “Memberi sedekah, 
menyuruh pada kebaikan, berbakti kepada ibu bapa dan silaturahim dapat 
mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, menambah berkat umur dan menolak kejahatan.” (Hadis riwayat Abu Naim).

Empat perkara di atas sangat perlu dititikberatkan oleh kita semua sebagai umat Islam dalam meraih keberkatan hidup dan keredhaan Allah demi mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka seharusnya kita jadikan elemen tersebut sebagai “the way of life”.

salam jumu'ah  :)
pssstt.. ciri2 yang ada pada dia..sejuk hati.. :) 


Tag : , ,

Fadhilat sujud

on Saturday, February 4, 2012


بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamualaikum and hye everyone..




Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

hendaklah kamu memperbanyakkan sujud kepada Allah.. sesungguhnya tidak ada 

sujudmu itu kepada Allah dengan satu sujud melainkan Allah mengangkatmu satu 

darjat dan menghilangkan darimu satu kejahatan.. [riwayat Muslim]




esok bufday Nabi saw kita.. Allahumma solli 'ala saiyidina Muhammad


Tag : , , , , , , , , ,
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Daisypath Anniversary tickers
lb1f.lilypie.com/TikiBlogger.php/eHUP
 
© Corat.Coret.Cikgu™ | All Rights Reserved
D.I.Y Themes ByBelajar SEO